artikel

merubah status ajb ke shm


Nama Panggilan :
Alamat Email :
theproperty-developer.com/subcribe.php

Penasaran bagi saya kenapa setiap tanah dengan surat AJB para developer tidak mau garap padahal dikasih kerjasama jg agak males, alasan mereka untuk ngurus perijinanya lama dan tidak bisa jualan klo belum di shm kan dan dipecah, dengan alasan itu saya mencoba cari artikel dan menanyakan cara naikkin ke shm ternyata klo dinotaris untuk ngurusnya lumayan lama dan biaya mahal, akhirnya coba ngurus sendiri berikut bagaimana langkah langkahnya  :

I. Akta Jual Beli (AJB) Si penjual dan si pembeli harus datang ke Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk membuat akta jual beli tanah. PPAT adalah Pejabat umum yang diangkat oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional yang mempunyai kewenangan membuat akta jual beli dimaksud. Sedangkan untuk daerah-daerah yang belum cukup jumlah PPAT-nya, Camat karena jabatannya dapat melaksanakan tugas PPAT membuat akta jual beli tanah.

II. Persyaratan AJB yang diperlukan untuk membuat Akta Jual Beli Tanah di Kantor Pembuat Akta Tanah adalah :

a. Penjual membawa : · Asli Sertifikat hak atas tanah yang akan dijual. · Kartu Tanda Penduduk. · Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan. · Surat Persetujuan Suami/Isteri bagi yang sudah berkeluarga. · Kartu Keluarga.

b. Sedangkan calon pembeli membawa : · Kartu Tanda Penduduk. · Kartu Keluarga.

 III. Proses pembuatan akta jual beli di Kantot PPAT.

a. Persiapan Pembuatan Akta Jual Beli.

1) Sebelum membuat akta Jual Beli Pejabat pembuat Akta Tanah melakukan pemeriksaan mengenai keaslian sertifikat ke kantor Pertanahan.

2) Pejual harus membayar Pajak Penghasilan (PPh) apabila harga jual tanah di atas enam puluh juta rupiah di Bank atau Kantor Pos.

3) Calon pembeli dapat membuat pernyataan bahwa dengan membeli tanah tersebut ia tidak menjadi pemegang hak atas tanah yang melebihi ketentuan batas luas maksimum.

4) Surat pernyataan dari penjual bahwa tanah yang dimiliki tidak dalam sengketa.

5) PPAT menolak pembuatan Akta jual Beli apabila tanah yang akan dijual sedang dalam sengketa.

 b. Pembuatan Akta Jual Beli :

1) Pembuatan akta harus dihadiri oleh penjual dan calon pembeli atau orang yang diberi kuasa dengan surat kuasa tertulis.

 2) Pembuatan akta harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua orang saksi.

3) Pejabat pembuat Akta Tanah membacakan akta dan menjelaskan mengenai isi dan maksud pembuatan akta.

 4) Bila isi akta telah disetujui oleh penjual dan calon pembeli maka akta ditandatangani oleh penjual, calon pembeli, saksi-saksi dan Pejabat Pembuat Akte Tanah.

5) Akta dibuat dua lembar asli, satu lembar disimpan di Kantor PPAT dan satu lembar lainnya disampaikan ke Kantor Pertanahan untuk keperluan pendaftaran (balik nama).

 6) Kepada penjual dan pembeli masing-masing diberikan salinannya.

 IV. Bagaimana langkah selanjutnya setelah selesai pembuatan Akta Jual Beli ?

a. Setelah selesai pembuatan Akta Jual Beli, PPAT kemudian menyerahkan berkas Akta Jual Beli ke Kantor Pertanahan untuk keperluan balik nama sertifikat.

 b. Penyerahan harus dilaksanakan selambat-lambatnya tujuh hari kerja sejak ditandatanganinya akta tersebut.

V. Berkas yang diserahkan itu apa saja ?

 a. Surat permohonan balik nama yang ditandatangani oleh pembeli.

 b. Akta jual beli PPAT.

c. Sertifikat hak atas tanah.

 d. Kartu Tanda Penduduk (KTP) pembeli dan penjual.

 e. Bukti pelunasan pembayaraan Pajak Penghasilan (PPh).

f. Bukti pelunasan pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.

VI. Bagaimana prosesnya di Kantor Pertanahan ?

 a. Setelah berkas disampaikan ke Kantor Pertanahan, Kantor Pertanahan memberikan tanda bukti penerimaan permohonan balik nama kepada PPAT, selanjutnya oleh PPAT tanda bukti penerimaan ini diserahkan kepada Pembeli.

 b. Nama pemegang hak lama (penjual) di dalam buku tanah dan sertifikat dicoret dengan tinta hitam dan diparaf oleh Kepala Kantor Pertanahan atau Pejabat yang ditunjuk.

c. Nama pemegang hak yang baru (pembeli) ditulis pada halaman dan kolom yang ada pada buku tanah dan sertifikat dengan bibubuhi tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan atau pejabat yang ditunjuk.

d. Dalam waktu 14 (empat belas hari) pembeli sudah dapat mengambil sertifikat yang sudah atas nama pembeli di kantor pertanahan.

More from artikel

Beli Rumah Tanpa Uang

Beli rumah tanpa uang begitu marak seminarnya. Dari yang murah sampai yang mahal. Mengapa menarik? Karena rumah itu kebutuhan pokok. Semua orang butuh rumah. Kali ini saya akan share bagaimana cara menghitungnya. Bukan dalil-dalil hukumnya apakah ini boleh atau tidak. … read more

Menjadi Broker Properti Online

Broker properti online, apa itu? Yakni broker properti yang memanfaatkan media internet sebagai “toko” di dunia maya. Toko yang buka 24 jam di seluruh dunia. Tujuannya adalah memperbesar peluang masuknya calon konsumen. Untuk mampu menjadi broker properti online, baca saja … read more

Tips Menjadi Broker Properti

Menjadi broker properti! Itu jawaban saya ketika beberapa orang bertanya bagaimana memulai bisnis properti. Inilah jalan termudah untuk memasuki bisnis ini. Bisnis yang dipandang banyak orang sebagai bisnis yang rumit, modal besar dan susah. Tapi sebenarnya KETAKUTAN itu hanya IMAJINASI … read more

Beli Properti Pake Emas

Investasi emas dan properti banyak terdapat kesamaan, baik terkait tabiat investasi maupun intensi para investornya. Dalam hal return misalnya, emas tumbuh 15-25% per tahun, sementara properti tumbuh 10-15%. Demikian juga emas dan properti menjalankan fungsi 3C dalam investasi, yakni Capital … read more

Dahsyatnya Properti

Sejak jaman dulu orang tua menganjurkan untuk berinvestasi di properti jika mampu atau emas jika belum mampu membeli properti. Karena keduanya merupakan instrumen investasi yang terbaik selama ini. Khususnya properti, memiliki kedahsyatan tersendiri dalam berinvestasi. Simak sebagai berikut : HILANG … read more

Tips Renovasi Rumah

Apa saja tips untuk renovasi rumah dengan hemat? Berikut ini beberapa tips untuk renovasi rumah dengan hemat dan berkualitas: 1. Tentukan konsep tentang renovasi secara matang      Pada tahap ini, kita menentukan bagian rumah mana saja yang ingin kita perbaiki, bagaimana … read more