entrepreneur

Resume Pesta Wirausaha TDA : Membangun Pengusaha Berkarakter


Nama Panggilan :
Alamat Email :

Semangat pagi sobat, sudah lama ga posting-posting lagi artikel. Alhamdulillah kemarin ikut Pesta Wirausaha TDA di Smesco selama 2 hari. Owh sangat dahsyat lho acaranya, rugi lho kalau ga ikut. Saya pun hanya bisa mengikuti seminarnya tapi sayang ga bisa ngikutin kelas bisnisnya, akrena full & rame banget.
Kali ini saya mau sharing tentang materi yang disampaikan oleh pak Heppy Trenggono, sudah tau kan siapa beliau ? Ok, di bawah ini beberapa hal yang disampaikan oleh Pak Heppy sbb:

Ada 5 mitos yang tidak benar untuk menjadi seorang enterpreneur, yaitu:

1. Enterpreneur bukan untuk kita tapi untuk mereka. Yaitu yang memang punya keturunan atau keluarga pengusaha, kenyataannya banyak dari pengusaha kita orang tuanya petani atau pegawai negeri.

2. Selalu, yg dibutuhkan adalah modal, kenyataanya terlalu mudah mendapat uang/ kredit malah menjadikan kita bodoh.

3. Untuk suses kita harus punya produk yg unik / kreatif. Kenyataanya sukses bisnis banyak lahir melalui produk biasa aja.

4.Membangun bisnis besar harus cepat, kenyataanya bisnis yang terlalu cepat tumbuh atau tumbuh secara instan mudah sekali untuk jatuh.5. Kaya itu identik dengan gaya hidup yang mewah, kenyataannya membangun kekayaan justru dengan cara simplicity.

Hal lain Pak Heppy mendefinisikan pengusaha yang berkarakter adalah sbb:
1. Karakter jati dirinya jelas
2. Mempunyai keyakinan.
3. Jelas yg dibela.

Membangun entrepreneur yg berkarakter, adalah bagaimana menjadikan produk kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Membangun enterpreneurship adalah membangun pasar, bukan membangun produk.

ok, tunggu postingan selanjutnya ttg rangkuman materi dari motivator Jamil azzaini yaa… pantengin terus ok!

Salam Sukses Mulia 😉

More from entrepreneur

Jadilah Pemain

Saya dulu memaki Roberto Baggio gara-gara dia gagal mengeksekusi tendangan penalti. Akibatnya, kesebelasan Italia tersingkir dari kejuaraan dunia sepakbola sejagad saat itu. Yang memaki Baggio ketika itu ternyata bukan hanya saya. Komentator di televisi para pendukung kesebelasan Italia di seluruh … read more