komunikasi

Story PPJB Tanah di Bandung


Nama Panggilan :
Alamat Email :

Bisnis properti. satu kata yang membuat orang berdecak kagum ketika qt menyebutkan aktifitas saat ini yg sedang qt tekuni. Yup mmg tdak mudah menjadi pebisnis di properti, tp bukan berarti tidak bisa kan? Banyak hal-hal baru pastinya yang saya dapatkan sejak mulai terjun di dunia properti ini, tentunya banyak ketemu orang baru dan tambah jaringan baru. Yang jelas dapat ilmu baru and wawasan baru yang memang sangat sangat menarik. Kenapa saya bilang begtu ?? krn dr properti ini banyak faktor-faktor yang saling keterkaitan, kl baca d buku mah ketika kita terjun k bisnis properti sebagai developer maka akan banyak orang yang kita libatkan dalam bisnis ini, yang otomatis akan membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas lagi dan akan menghasilkan 100 lebih bisnis ikutan lainnya yang tentunya akan dapat menggerakan sektor riil. Subhanallah ya … hal ini yg semakin menguatkan saya terjun bebas di dunia developer. Kali ini i ingin sedikit berbagi pengalaman ketika negosiasi tanah d bdg, mudah2an bisa jadi masukan u tmn2 yg mau melakukan hal yg sama, ok! yuks qt mulai ceritanya …

Alhamdulillah proyek pertama di bandung ini diawali dg mencari tanah2 yg sdh “matang” sehingga akan memudahkan kita u mengelolanya. Berbekal pencarian di internet, akhirnya dapat jg bbrp lokasi tanah yg dirasa cukup potensial untuk djadikan perumahan.Berawal dari hal itu, tahap pertama tim i dl yg maju ktmu orang ketiga dr tanah tsb dan mulai mencari informasi lengkap mengenai tanah tsb. KEtika nego dngn pemilik tanah, ternyata si pemilik tanah ingin ketemu dengan pembelinya langsung. Awalnya dia minta DP 50jt, tim ane kbingungan dunk, 50jt gt lho, darimana ??
Alhasil akhirnya qt buat rencana & strategi, akhirnya diputuskan i yg jadi kandidat pembeli tanah. Qt buat skenario kalau tu tanah yg bakal beli kk i yang di jakarta, dan kondisinya beliau lg d luar kota & super sibuk, he..
Dengan bismillah, akhirnya i meluncur k bdg, sambil bnyk berdoa dan berpikir bagaimana untuk menghadapi si pmilik tanah ini. Ketika tiba waktu yng dtentukan, alhamdlh bisa ketemu orang ketiganya, trnyata si org ketiga ini ga mau memprtemukan i dg pemilik tanah jika i bukan pembeli tanah itu langsung. Waduh … akhirnya dengan bismillah i cerita kalau yg mau beli tanah kk and beliau mendelgasikan k i sbg prwakilan u ngrus2 tanah tsb. Sambil berbicara & meyakinkan org ketiga ini bahwa qt yakin mau beli tanahnya, akhirnya beliau mau juga mempertemukan qt dg pemilik tanah.
Jujur, sempet deg degan juga si selama perjalanan menuju k rumah pemilik tanah. Sepanjang jalan mencoba merangkai kata and membuat rencana untuk bahan obrolan disana. Sesampainya di rumah pemilik tanah, alhamdulillah ternyata pemilik tanahnya lebih komunikatif dbanding org ketiganya, dan background beliau sebagai pebisnis juga, sehingga qt tdk terlalu sulit u menyambung percakapan. Subhanallah semua pertolongan-Nya, sehingga pertemuan saat itu benar2 nyaman. Setelah bicara panjang lebar, akhirnya tiba juga di ujung prcakapan untuk nego harga dan pembayaran.
Tanpa pikir panjang, dengan bismillah akhirnya i beranikan diri u mencoba menawar u dp dan sistem pembayaran. Yang tadinya dp harus 50jt akhirnya bisa diturunkan mnjadi 5jt, dan sisanya bisa dbayar bertahap. Maha besar Allah …
Insya allah posting selanjutnya tentang tahapan negosiasi tanah. salam sukses properti indonesia ^^